Slide

Jumat, 14 Oktober 2016

Birrul Walidain

Setiap anak memiliki berbagai macam cara untuk berbakti kepada orang tuanya. Berbakti kepada kedua orang tua dalam bahasa arab disebut Birrul Walidain. Sudahkah panjenengan (read : kamu) berbakti kepada orang tua?
Jika sudah semoga Allaah memberkahimu, jika belum segeralah. Sejauh apapun posisimu tetaplah menjadi anak yang berbakti. 
Saudaraku, Rezeki itu tidak selalu diukur dengan materi, nikmat sehat, waktu luang berkumpul keluarga, terhindar dari musibah adalah nikmat yang harus disyukuri. 
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)
Alangkah indahnya perkara orang yang beriman ketika mendapat kan nikmat ia bersyukur, ketika memdapatkan musibah ia bersabar,  ketika bermaksiat ia beristighfar.
Masjid Arrosyidin Bukit Batu,  16 Oktober 2016
Khoiruzzaman Kaswan